Flanel itu gampang dibuat
Flanel itu gampang didapat
Flanel itu ga mahal
Flanel itu gampang dibikin
Mungkin beberapa alasan itulah yang membuat kreasi flanel ini awet dan banyak penggemarnya. Salah satu bentuk yang legendaris adalah donut, Lucu aja sih dan bisa juga diaplikasikan untuk berbagai keperluan, seperti hiasan kulkas, pin chusion, gantungan kunci.
Caranya seperti apa? Coba simak
1. Buat pola donut menggunakan karton, lalu jiplak pada kain flanel warna putih atau krem. Tidak perlu diberi kampuh.
2. Satukan kedua kain tersebut menggunakan tusuk veston dengan menyisakan lubang sekitar 3 cm untuk mengisi dakron didalamnya
3. Masukkan dakron ke dalamnya
4. Tutup lubang tersebut, dengan menjahit tangan
5. Untuk toping, siapkan kain flanel warna pink dengan pola seperti foto dibawah lalu lem dengan lem tembak, bisa pula dengan lem uhu atau lem fox
6. Tempelkan ke donut
7. Untuk meses, potong serupa meses kecil-kecil dengan warna sesuai selera.
8. Tempelkan diatasnya... dan finish
Selamat mencoba...
Selamat datang... Blog ini isinya campur-campur yach.. ada kepenulisan, buku, craft, cooking, kid Kenapa begitu? Soalnya yang saya posting seputaran kehidupan ibu-ibu, jadi ya gini, campur-campur dech Moga bermanfaat dan membawa hikmah
Tampilkan postingan dengan label handicraft. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label handicraft. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Juni 2017
Rabu, 06 Juli 2016
Berapa Lama Terbitnya Sebuah Buku ?
Deg-degan
ketika memasuki sebuah toko buku, melangkah dengan semangat campur malu-malu
dan sebungkah harapan, menuju pada rak dimana buku yang ditulis berada dalam
penggolongannya. Sambil melirik ke jejeran buku new realese, siapa tahu ikut
berjejer disitu.
Hal
ini bisa saja dialami oleh salah seorang penulis ketika bukunya dikabarkan
terbit dan sudah terpajang di rak buku, terutama toko buku berskala nasional,
seperti Gramedia. Apalagi sesaat sebelumnya telah mengintip pada layar komputer
di toko buku tersebut dan telah mendapati namanya dan judul bukunya tertera
disana. Namun saat itu buku belum tersedia, bahkan royalty pun terkadang sudah
diterima walau bukti terbit belum diterima.
Berapakah
jarak antara selesainya naskah hingga terbit sebagai sebuah buku?
Pertanyaan
ini tidak bisa dijawab dengan satu atau dua kata, karena banyak sekali factor yang
mempengaruhinya, diantaranya adalah :
| Pembelian secara online melalui gramedia.com |
1. Kualitas
naskah
Naskah yang dihasilkan
oleh seorang penulis memiliki kualitas yang berbeda-beda. Dari gaya bahasa,
kerapian dalam pengetikannya, tema yang diusung, isi serta data dan fakta.
Semua itu tergantung kembali dari “apa” yang ditulis, karya fiksi ataukah non
fiksi.
Jika kualitas
naskah masih perlu banyak perbaikan, maka proses editing dan revisi akan
berpengaruh.
2. Proses
revisi
Proses revisi
biasanya terjadi beberapa kali atau bahkan tidak ada proses revisi sama sekali
jika memang kualitas naskah sudah sesuai antara keinginan penerbit dan penulis.
Revisi pada dasarnya akan lebih mudah jika penulisnya adalah tunggal atau solo
namun akan memakan waktu cukup panjang jika ditulis secara
bersama-sama/antologi. Karena walau bagaimana pun, naskah tersebut akan
dikembalikan dahulu kepada penulisnya masing-masing. Dan perlu waktu lagi untuk
mengeceknya. Pada buku antologi, pada umumnya ada satu coordinator yang akan
mengumpulkan, menyusun, mengedit dan menyelaraskan naskah para kontributornya.
![]() | |
| Salah satu karya kontributor storycake Kekuatan Doa |
3. Kesibukan
penerbit
Setiap penerbit
memiliki kesibukan dan jam terbit buku yang berbeda. Jika antrian panjang, maka
penulis hendaknya bersabar, bagaimanapun buku yang diterbitkan apalagi oleh
penerbit yang berkualitas maka akan lebih detail. Sementara karyawan mereka
juga terbatas.
4. Timing
yang tepat
Penerbit memiliki
pertimbangan tersendiri tentang kapan buku akan diterbitkan, pada umumnya akan
memperhatikan moment yang tepat. Seperti storycake for your life : Kekuatan
Doa, yang diterbitkan pada bulan ramadhan 1437 H. Moment yang dipilih karena
bulan suci ini memang saat yang tepat untuk lebih mendekatkan diri pada Sang
Pencipta yang Maha Pengabul Doa.
![]() | |
| Storycake Kekuatan Doa dan Mompreneur, berbeda dalam lama penerbitan |
Lalu,
berapa rata-rata waktu untuk menerbitkan buku?
Hmm.. bisa 6 bulan, bisa 1 tahun,
bisa 2 tahun, bisa 3 tahun… ada yang punya pengalaman lain? Bahkan buku solo
saya yang perkiraan akan terbit menjadi buku ke-2, ternyata menjadi buku solo
ke-5. Jadi, untuk waktu terbit, perlu kesabaran ekstra dan kepercayaan tinggi
pada penerbit. Untuk itu, pintar-pintarlah dalam memilih penerbit, agar kita
aman dan nyaman menitipkan naskah.
Label:
ari,
ari kurnia,
buku,
cat,
craft,
decoupage,
gramedia,
handicraft,
IIDB,
IIDN,
kekuatan doa,
penerbit,
pita,
storycake,
sulam,
sulam pita,
terbit,
tutorial,
ukm
Kamis, 30 Juni 2016
Tempat pensil Alita
Setiap rumah, rasanya nyaris membutuhkan alat tulis yang berupa pensil, spidol atau pun bolpoint untuk menorehkan tulisan. Lama-lama alat tulis tersebut akan banyak dan menumpuk. Untuk itu perlu tempat pensil yang kokoh untuk meletakkannya di atas meja. Tentu saja akan lebih baik jika wujudnya manis sehingga bisa membantu mempermanis ruang.Salah satu aplikasi dari sulam pita adalah tempat pensil. Berbentuk tabung yang dibalut bahan jeans dan telah disulam menggunakan pita. temanya yang naif rasanya masih up to date.

Untuk melihat koleksi sulam pita lainnya, silakan kunjungi nikiapik.com
Kamis, 26 Mei 2016
KOPDAR DE COUPAGE
Salah
satu me time seorang ibu adalah ketika berkumpul dengan teman yang sejalan dan
menyalurkan keingin tahuannya. Tentunya dalam balutan hal yang positif. Tanggal
15 Mei 2016, Ibu-Ibu Doyan Bisnis wilayah Tangerang berkesempatan untuk kopdar
di foodcourt Pelangi, tepatnya di Steak & Co.
Tema yang
dipilih adalah de coupage, memanfaatkan gelas, stoples dan botol bekas untuk
dipoles menjadi piranti yang lebih cantik dengan sentuhan tissue hias yang
ditempelkan pada medianya. Sehingga lebih menarik dan bisa lebih berfungsi lagi
seperti sebagai tempat permen, snack, vas, tempat bumbu dan berbagai keperluan
lain.
Peserta yang
bisa hadir dari berbagai penjuru Tangerang bahkan ada yang dari Tangerang
Selatan, senior crafter Roza Rianita, peserta yang lain adalah El La, Jean
Rosa, Aminah, Sofiana, Ayu, dan Pegiani.
Cukup seru karena beberapa dari peserta mengajak serta keluarga bahkan ketika
dijemput pun dijemput anggota keluarga. Terasa lebih hangat dan akrab.
Beberapa
bahan yang diperlukan dalam kreasi de coupage adalah :
1. Media (kali
ini menggunakan berbahan gelas seperti stoples, gelas, botol).
2. Tissue
3. Pilox transparan
4. Lem fox
5. Cat acrilic
Sedangkan peralatannya adalah
gunting yang digunakan untuk menggunting tissue secara detail.
Penting untuk memilih pola yang diinginkan. Karena dari selembar tissue ada banyak variasi yang bisa diambil. Bahkan bisa memunculkan 3 tema. Semisal dari selembar tissue dapat diambil tema Paris, snack, roses, poem.
Selain gunting, diperlukan kuas.
Penting untuk memilih pola yang diinginkan. Karena dari selembar tissue ada banyak variasi yang bisa diambil. Bahkan bisa memunculkan 3 tema. Semisal dari selembar tissue dapat diambil tema Paris, snack, roses, poem.
Selain gunting, diperlukan kuas.
Simple dalam pembuatan de coupage ini. Tidak serumit yang
dibayangkan, hanya butuh ketelitian dan ketelatenan.
Akan ada proses penjemuran dan pemberian pilox yang memerlukan keahlian khusus. Bagi wanita, tentunya ini adalah hal yang gampang-gampang sulit.
Akan ada proses penjemuran dan pemberian pilox yang memerlukan keahlian khusus. Bagi wanita, tentunya ini adalah hal yang gampang-gampang sulit.
a.
Siapkan media yang hendak digunakan
b.
Pilih tissue dengan tema yang diinginkan.
Sesuaikan dengan ukuran media.
c.
Gunting tissue sesuai keinginan.
d.
Buang 2 lapisan tissue dibawahnya.
e.
Tempelkan menggunakan lem fox. Pakailah kuas agar hasil lebih smooth
f.
Kuaskan lem fox sekali lagi diatas tissue tadi lalu
jemur hingga kering. Hingga lem fox menjadi bening/transparan.
g.
Semprotkan pilox dengan satu arah. Lalu jemur
kembali.
h.
Untuk tutup stoples dapat dicat menggunakan cat acrylic.
Bisa menggunakan kuas atau tangan sesuai keinginan.
i.
Semprot dengan pilox lalu jemur.
Langganan:
Postingan (Atom)
















