Tampilkan postingan dengan label handicraft. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label handicraft. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Juni 2017

Donat flanel

Flanel itu gampang dibuat
Flanel itu gampang didapat
Flanel itu ga mahal
Flanel itu gampang dibikin

Mungkin beberapa alasan itulah yang membuat kreasi flanel ini awet dan banyak penggemarnya. Salah satu bentuk yang legendaris adalah donut, Lucu aja sih dan bisa juga diaplikasikan untuk berbagai keperluan, seperti hiasan kulkas, pin chusion, gantungan kunci.

Caranya seperti apa? Coba simak

1. Buat pola donut menggunakan karton, lalu jiplak pada kain flanel warna putih atau krem. Tidak perlu diberi kampuh.



2. Satukan kedua kain tersebut menggunakan tusuk veston dengan menyisakan lubang sekitar 3 cm untuk mengisi dakron didalamnya









3. Masukkan dakron ke dalamnya


4. Tutup lubang tersebut, dengan menjahit tangan
5. Untuk toping, siapkan kain flanel warna pink dengan pola seperti foto dibawah lalu lem dengan lem tembak, bisa pula dengan lem uhu atau lem fox




6. Tempelkan ke donut




7. Untuk meses, potong serupa meses kecil-kecil dengan warna sesuai selera.


8. Tempelkan diatasnya... dan finish



Selamat mencoba...





Rabu, 06 Juli 2016

Berapa Lama Terbitnya Sebuah Buku ?





                Deg-degan ketika memasuki sebuah toko buku, melangkah dengan semangat campur malu-malu dan sebungkah harapan, menuju pada rak dimana buku yang ditulis berada dalam penggolongannya. Sambil melirik ke jejeran buku new realese, siapa tahu ikut berjejer disitu.

                Hal ini bisa saja dialami oleh salah seorang penulis ketika bukunya dikabarkan terbit dan sudah terpajang di rak buku, terutama toko buku berskala nasional, seperti Gramedia. Apalagi sesaat sebelumnya telah mengintip pada layar komputer di toko buku tersebut dan telah mendapati namanya dan judul bukunya tertera disana. Namun saat itu buku belum tersedia, bahkan royalty pun terkadang sudah diterima walau bukti terbit belum diterima.

                Berapakah jarak antara selesainya naskah hingga terbit sebagai sebuah buku? 

                Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan satu atau dua kata, karena banyak sekali factor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah :

Pembelian secara online 
melalui gramedia.com
1.       Kualitas naskah
Naskah yang dihasilkan oleh seorang penulis memiliki kualitas yang berbeda-beda. Dari gaya bahasa, kerapian dalam pengetikannya, tema yang diusung, isi serta data dan fakta. Semua itu tergantung kembali dari “apa” yang ditulis, karya fiksi ataukah non fiksi.
Jika kualitas naskah masih perlu banyak perbaikan, maka proses editing dan revisi akan berpengaruh.

2.       Proses revisi
Proses revisi biasanya terjadi beberapa kali atau bahkan tidak ada proses revisi sama sekali jika memang kualitas naskah sudah sesuai antara keinginan penerbit dan penulis. Revisi pada dasarnya akan lebih mudah jika penulisnya adalah tunggal atau solo namun akan memakan waktu cukup panjang jika ditulis secara bersama-sama/antologi. Karena walau bagaimana pun, naskah tersebut akan dikembalikan dahulu kepada penulisnya masing-masing. Dan perlu waktu lagi untuk mengeceknya. Pada buku antologi, pada umumnya ada satu coordinator yang akan mengumpulkan, menyusun, mengedit dan menyelaraskan naskah para kontributornya.
Salah satu karya kontributor storycake Kekuatan Doa
Belum lagi proses penyerahan revisi ke penerbit, jika langsung acc maka akan mudah namun jika ada yang kurang, maka akan dikembalikan lagi pada para penulisnya.

3.       Kesibukan penerbit
Setiap penerbit memiliki kesibukan dan jam terbit buku yang berbeda. Jika antrian panjang, maka penulis hendaknya bersabar, bagaimanapun buku yang diterbitkan apalagi oleh penerbit yang berkualitas maka akan lebih detail. Sementara karyawan mereka juga terbatas.

4.       Timing yang tepat
Penerbit memiliki pertimbangan tersendiri tentang kapan buku akan diterbitkan, pada umumnya akan memperhatikan moment yang tepat. Seperti storycake for your life : Kekuatan Doa, yang diterbitkan pada bulan ramadhan 1437 H. Moment yang dipilih karena bulan suci ini memang saat yang tepat untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta yang Maha Pengabul Doa.
Storycake Kekuatan Doa dan Mompreneur,
berbeda dalam lama penerbitan


                Lalu, berapa rata-rata waktu untuk menerbitkan buku?




Hmm.. bisa 6 bulan, bisa 1 tahun, bisa 2 tahun, bisa 3 tahun… ada yang punya pengalaman lain? Bahkan buku solo saya yang perkiraan akan terbit menjadi buku ke-2, ternyata menjadi buku solo ke-5. Jadi, untuk waktu terbit, perlu kesabaran ekstra dan kepercayaan tinggi pada penerbit. Untuk itu, pintar-pintarlah dalam memilih penerbit, agar kita aman dan nyaman menitipkan naskah.

Kamis, 30 Juni 2016

Tempat pensil Alita

Setiap rumah, rasanya nyaris membutuhkan alat tulis yang berupa pensil, spidol atau pun bolpoint untuk menorehkan tulisan. Lama-lama alat tulis tersebut akan banyak dan menumpuk. Untuk itu perlu tempat pensil yang kokoh untuk meletakkannya di atas meja. Tentu saja akan lebih baik jika wujudnya manis sehingga bisa membantu mempermanis ruang.

Salah satu aplikasi dari sulam pita adalah tempat pensil. Berbentuk tabung yang dibalut bahan jeans dan telah disulam menggunakan pita. temanya yang naif rasanya masih up to date.

Untuk melihat koleksi sulam pita lainnya, silakan kunjungi nikiapik.com



Kamis, 26 Mei 2016

KOPDAR DE COUPAGE



           


Salah satu me time seorang ibu adalah ketika berkumpul dengan teman yang sejalan dan menyalurkan keingin tahuannya. Tentunya dalam balutan hal yang positif. Tanggal 15 Mei 2016, Ibu-Ibu Doyan Bisnis wilayah Tangerang berkesempatan untuk kopdar di foodcourt Pelangi, tepatnya di Steak & Co. 


            Tema yang dipilih adalah de coupage, memanfaatkan gelas, stoples dan botol bekas untuk dipoles menjadi piranti yang lebih cantik dengan sentuhan tissue hias yang ditempelkan pada medianya. Sehingga lebih menarik dan bisa lebih berfungsi lagi seperti sebagai tempat permen, snack, vas, tempat bumbu dan berbagai keperluan lain.


  

            Peserta yang bisa hadir dari berbagai penjuru Tangerang bahkan ada yang dari Tangerang Selatan, senior crafter Roza Rianita, peserta yang lain adalah El La, Jean Rosa, Aminah, Sofiana, Ayu,  dan Pegiani. Cukup seru karena beberapa dari peserta mengajak serta keluarga bahkan ketika dijemput pun dijemput anggota keluarga. Terasa lebih hangat dan akrab.


            Beberapa bahan yang diperlukan dalam kreasi de coupage adalah :

1.      Media (kali ini menggunakan berbahan gelas seperti stoples, gelas, botol).

2.      Tissue

3.      Pilox transparan

4.      Lem fox

5.      Cat acrilic



Sedangkan peralatannya adalah gunting yang digunakan untuk menggunting tissue secara detail.
Penting untuk memilih pola yang diinginkan. Karena dari selembar tissue ada banyak variasi yang bisa diambil. Bahkan bisa memunculkan 3 tema. Semisal dari selembar tissue dapat diambil tema Paris, snack, roses, poem.
Selain gunting, diperlukan kuas.



              

Simple dalam pembuatan de coupage ini. Tidak serumit yang dibayangkan, hanya butuh ketelitian dan ketelatenan. 
Akan ada proses penjemuran dan pemberian pilox yang memerlukan keahlian khusus. Bagi wanita, tentunya ini adalah hal yang gampang-gampang sulit.


a.       Siapkan media yang hendak digunakan

b.      Pilih tissue dengan tema yang diinginkan. Sesuaikan dengan ukuran media.

c.       Gunting tissue sesuai keinginan.

d.      Buang 2 lapisan tissue dibawahnya.

e.      Tempelkan menggunakan lem fox. Pakailah  kuas agar hasil lebih smooth

f.        Kuaskan lem fox sekali lagi diatas tissue tadi lalu jemur hingga kering. Hingga lem fox menjadi bening/transparan.

g.       Semprotkan pilox dengan satu arah. Lalu jemur kembali.

h.      Untuk tutup stoples dapat dicat menggunakan cat acrylic. Bisa menggunakan kuas atau tangan sesuai keinginan.

i.         Semprot dengan pilox lalu jemur.


j.        Dan…. Sudah siap digunakan untuk mempercantik ruangan rumah Anda.