Tampilkan postingan dengan label keterampilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keterampilan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

TAMAN SAMPING RUMAH





            Taman samping rumah ini begitu berkesan buat saya, kenapa? Karena taman ini kolaborasi dengan buah hati.

            Siang itu, Adek pulang membawa PR keterampilan tangan yang masih setengah jadi. Sebuah rumah dari kardus bekas yang telah di cat dan ditempel dengan kertas origami. Disamping rumah terdapat halaman yang cukup luas dan lingkaran berwarna biru yang katanya adalah kolam ikan.

            Wuih, sang mama senang sekali melihatnya. Girang. Karena bakal dapat mainan dan berkreasi dengan anak. Tapi saya tidak ingin turut campur dalam pembuatannya, sekedar memberi saran.

            Tahap awal, Adek membuat pagar yang mengelilingi rumah. Pagar ini dari sumpit kayu yang dibelah menggunakan pisau dan dipatahkan. Disusun menyerupai pagar dengan menggunakan lem tembak.

            Selanjutnya memikirkan bagaimana membuat taman. Mikir dan mikir.. Aha.. keingatan punya akuarium kosong yang ada batu-batuan dan tanaman plastic. Dipasanglah tanaman plastic dan batu-batuan tersebut untuk kolam dan jalan setapak.





            Terus, apa lagi ya?

            Keidean untuk memberinya lampu. Lampu ini memang sudah ada, dan memang asli bikinan Adek. Dipasanglah lampu ini dibawah atap, menyinari taman samping rumah. Baterainya disembunyikan di dalam rumah.

            Done. Jadi dan suka banget dengan karya ini. Apalagi kalau lampu ruangan digelapin, lampu mini dinyalain, berasa di desa yang suepiii…

Kamis, 26 Mei 2016

KOPDAR DE COUPAGE



           


Salah satu me time seorang ibu adalah ketika berkumpul dengan teman yang sejalan dan menyalurkan keingin tahuannya. Tentunya dalam balutan hal yang positif. Tanggal 15 Mei 2016, Ibu-Ibu Doyan Bisnis wilayah Tangerang berkesempatan untuk kopdar di foodcourt Pelangi, tepatnya di Steak & Co. 


            Tema yang dipilih adalah de coupage, memanfaatkan gelas, stoples dan botol bekas untuk dipoles menjadi piranti yang lebih cantik dengan sentuhan tissue hias yang ditempelkan pada medianya. Sehingga lebih menarik dan bisa lebih berfungsi lagi seperti sebagai tempat permen, snack, vas, tempat bumbu dan berbagai keperluan lain.


  

            Peserta yang bisa hadir dari berbagai penjuru Tangerang bahkan ada yang dari Tangerang Selatan, senior crafter Roza Rianita, peserta yang lain adalah El La, Jean Rosa, Aminah, Sofiana, Ayu,  dan Pegiani. Cukup seru karena beberapa dari peserta mengajak serta keluarga bahkan ketika dijemput pun dijemput anggota keluarga. Terasa lebih hangat dan akrab.


            Beberapa bahan yang diperlukan dalam kreasi de coupage adalah :

1.      Media (kali ini menggunakan berbahan gelas seperti stoples, gelas, botol).

2.      Tissue

3.      Pilox transparan

4.      Lem fox

5.      Cat acrilic



Sedangkan peralatannya adalah gunting yang digunakan untuk menggunting tissue secara detail.
Penting untuk memilih pola yang diinginkan. Karena dari selembar tissue ada banyak variasi yang bisa diambil. Bahkan bisa memunculkan 3 tema. Semisal dari selembar tissue dapat diambil tema Paris, snack, roses, poem.
Selain gunting, diperlukan kuas.



              

Simple dalam pembuatan de coupage ini. Tidak serumit yang dibayangkan, hanya butuh ketelitian dan ketelatenan. 
Akan ada proses penjemuran dan pemberian pilox yang memerlukan keahlian khusus. Bagi wanita, tentunya ini adalah hal yang gampang-gampang sulit.


a.       Siapkan media yang hendak digunakan

b.      Pilih tissue dengan tema yang diinginkan. Sesuaikan dengan ukuran media.

c.       Gunting tissue sesuai keinginan.

d.      Buang 2 lapisan tissue dibawahnya.

e.      Tempelkan menggunakan lem fox. Pakailah  kuas agar hasil lebih smooth

f.        Kuaskan lem fox sekali lagi diatas tissue tadi lalu jemur hingga kering. Hingga lem fox menjadi bening/transparan.

g.       Semprotkan pilox dengan satu arah. Lalu jemur kembali.

h.      Untuk tutup stoples dapat dicat menggunakan cat acrylic. Bisa menggunakan kuas atau tangan sesuai keinginan.

i.         Semprot dengan pilox lalu jemur.


j.        Dan…. Sudah siap digunakan untuk mempercantik ruangan rumah Anda.

Selasa, 01 April 2014

Sulam Benang IIDB

    Minggu siang, 23 Maret 2014. Yes, it's me time.
Waktunya berkumpul dengan teman-teman dari Ibu-Ibu Doyan Bisnis/IIDB di Learning Longue,  WTC Matahari, Serpong, Tangerang Selatan. Pojok belajar plus perpustakaan yang dimanajemeni oleh mbak Dewi Hughes. Tempatnya keren, nyaman, bersih dan letaknya strategis di Jalan Raya Serpong, Tangerang. So, teman-teman dari arah Jakarta, Tangerang dan Tangerang Selatan gampang banget ngejangkaunya

Peserta yang hadir diantaranya :
1. teman crafter yang serba bisa, bisa anggun tapi bisa perkasa, Roza Rianita/Ocha dari Bintaro
2. A Naomi, crafter dengan desain elegan dan  material pilihan
3. Pegiani, bisnisnya aksesories yang datang bersama Hanni, putri cantik yang sukses membuatnya tidak berpindah dari pojok ruang.
4. Trance, pakarnya desain grafis dari IIDB
5. Indriani, pebisnis baju syar'ie dan LM
6. Nimas, desainer muda yang karyanya sering jadi juara
7. peserta hebat lainnya yang tentu saja memiliki kelebihan di bidangnya masing-masing

Pamer karya and penutupan event
    Biasalah, jam 11 kita kumpul, Cipika cipiki dan say helo.. kenalan bagi peserta baru and lunch at 12.00 (menu nasi bakar ayam telur yang super lezat dan ngangeni, minumnya aqua botol yang dikasih nama biar ga ketuker-tuker wkwkwk) disambung sholat. Setelah itu, baru fokus belajar. Kalau ga gitu, belajar ga akan fokus coz sulam benang kalau sudah megang jarum, susah bergerak dari posisi wuenak.

     Kit dari mbak Soffi Embroidery  pun dibagi. Tapi ga boleh nyulam pakai benang dari kita , kata mbak Soffi, pasti berantakan. Jadinya nyulam pakai benang punya mbak Soffi. Mulailah sulam menyulam. mengingatkan masa SD dan SMP duluuu.. sulam menyulam 'kan masuk pelajaran keterampilan.

     Sulam benang pun dimulai. Mbak Soffi yang sabar dan baik hati mulai berkeliling menjelaskan. Benang mulai dimasukkan jarum dengan bantuan mata nenek yang sering putus. Walau sudah putus, tapi masih berguna walau dipaksa-paksain. daripada masukin benangnya susah dan ga jadi nyulam. Bullion dan keranjang jadi sudah. bikin tangkai dan daun. dan kelarrrrrrrrrrrrrrrr.

Penyerahan Buku Cerita Rakyat India
in progress...

     Fiuuh, rasa penasaran akan cara menyulam terbayar sudah. Psst sebelum acara tadi, aku sempat beli buku menyulam benang dasar, Alhamdulilah, seperti memegang peta dalam kelas.

  Dan tak terasa acara selesai diatas jam 4 sore. Kalau sudah jam segitu, jam gelisah deh karena ingat anak-anak di rumah and suami yang sudah berbaik hati mengawasi mereka.

  Nice event. Hope next kopdar akan lebih baik dan lebih inspiratif lagi.

Pembagian KIT
  O iya.. bagi yang ingin baca Buku Cerita Rakyat India, penulis Ari Kurnia (diriku hihihi), bisa baca di learning longue tersebut. Tapi ga bisa dibapul/bawa pulang. Insya Allah isi ceritanya berguna bagi ananda kita.


Selasa, 18 Maret 2014

AMBALDY DJUARDI, SANG PENDIRI JULIANA JAYA


Bagi banyak orang, mungkin kurang familiar dengan nama tokoh bisnis "Ambaldy Djuardi". Bisa jadi nama si pemilik tidak se-terkenal nama usahanya.

Juliana Jaya. Ya, begitu nama usaha yang dirintis oleh sosok ini. Selepas lulus STM, beliau hijrah ke Jakarta untuk mengadu nasib. Dengan berbekal modal 300 rupiah pemberian sang bibi, beliau mulai berjualan roti dan mainan kura-kura. Tak hanya itu, ia juga bekerja sebagai kondektur bis. Namun sayang, ia harus mengalami PHK oleh perusahaannya.

Namun ia tak pernah putus asa. Ia mencoba bekerja di sebuah perusahaan koran sebagai pengantar surat. Dalam masa kerjanya, ia belajar seluk beluk marketing periklanan. Selepas dari perusahaan koran, ia kembali mengadu peruntungan dengan bekerja di sebuah media cetak mengisi salah satu rubrik sebagai pengasuh.

Bosan menjadi karyawan, akhirnya ia putuskan merintis usaha. Awal usaha, ia dirikan kursus membuat sabun krim. Namun sayang, hingga satu tahun usahanya berjalan, tak terlihat dampak positif akibat usaha yang kurang diminati khalayak ramai. Lalu, ia coba membuka kursus montir. Usaha ini ternyata membuahkan hasil. Dari sinilah timbul inspirasi membuat kursus khusus perempuan. Maka, lahirlah Juliana Jaya, kursus menjahit khusus perempuan yang sudah memiliki banyak cabang dan tetap diminati hingga saat ini.

Bagi sebagian orang, berpindah-pindah atau mencoba bermacam-macam usaha sudah menjadi hal yang lumrah hingga akhirnya berada pada satu titik menuju sukses. Entah karena passion atau keberuntungan. Yang utama adalah tetap semangat dan tidak mudah goyah dengan langkah yang ditempuh. Dengan kata lain, semua tertuju pada satu poin penting, TUJUAN! Selama memiliki tujuan yang jelas, maka semangat berusaha akan terus ada.

Selamat berbisnis. Semoga semangat bisnis itu akan terus ada dalam diri kita hingga Mencapai tujuan yang diharapkan. Amin.

Sumber: Buddy Rahmadinov, dalam buku 11 rahasia sukses yang tidak diajarkan di sekolah.
dari :
http://ibu2doyanbisnis.blogspot.com/

Senin, 10 Maret 2014

Kopdar lageee yukkk

  Masih melemaskan jari dan mengakrabi pita-pita, IIDB Tangerang Raya ngajakin kopdar lagee.. (mauuu).. Masih dengan suhu yang sama, tapi materi yang berbeda. SULAM BENANG... Pastinya tak kalah seruuuu ya ^^.. Insya Allah




Foto kopdar IIDB Tangerang Raya bulan Februari yang lalu, edisi sulam pita



Pita yang memukau

              Awalnya aku melirik dengan malu-malu pada bros sulam pita yang tertata rapi di booth Ibu-Ibu Doyan Bisnis, saat Nova Ladies FAir 2013. Cantikkkk banget, mupenggg... tapi saat itu masih sebatas kagum dan penasaran saja.

              Hingga aku sadar kalo rasa penasaran ini musti dijawab. Bagaimana sih cara bikinnya ??

              Dan, penasaran itu terjawab ketika IIDB Tangerang Raya ngadain kopdar di WTC Matahari, Taman Bacaannya mbak Hughes.. Bareng-bareng ibu-ibu yang bersemangat,kurang lebih 15 orang, seharian deh ngedeprok dan khusyuk memainkan jarum dan pita.

           Suhunya sabar dan memang mumpuni. Ma kasih mbak Sofi Embroidery.

           Dan inilahhhh hasil menusuk-nusuk jarum berpita
       Wajah-wajah khusyuk para peserta ...