Bepergian ke sana ke mari dengan kendaraan dengan menempuh waktu yang panjang, tentunya membuat kita kecapekan dan akhirnya tertidur. Tidurnya rata-rata dengan posisi duduk. Dan kebayang, pegal-pegalnya leher dan terbenturnya kepala karena posisi tidur yang kurang nyaman.
Salah satu cara untuk meminimalkan hal ini, adalah dengan menggunakan bantal leher. Bantal berbentuk U yang empuk ini, cukup bermanfaat untuk perjalanan dan membuat leher lebih nyaman dan tidur lebih pulas.
Bisa sih, beli.. Banyak kok yang jual, start Rp. 25.000 hingga ratusan ribu rupiah. Dan motifnya pun macam-macam, tinggal memilih mana motif yang baik.
Kalau mau bikin sendiri? InsyaAllah mudah membuatnya, dan bagi orang awam pun, bisa....
Begini caranya : :
Bahan : kain velboa
dakron
Cara membuat :
1. Buat pola terlebih dahulu menggunakan kertas karton.
2. Lalu potong kain velboa sesuai pola dengan kampuh 2 cm. Buat 2 buah.
3. Jahit sesuai pola dengan menggabungkan 2 kain velboa tersebut.
4. Sisakan kurang lebih 6 cm (yang tidak dijahit), untuk memasukkan dakron ke dalamnya.
5. Balik kain hingga tampak bagian bagus.
6. Masukkan dakron dengan kepadatan sesuai selera.
7. Setelah penuh, jahit tangan pada lubang tadi,
8. Selesai
Motif bisa divariasikan, menggunakan kain rasfur atau dengan kain katun. Sesuai selera saja, ingin tekstur seperti apa yang diinginkan.
Selamat datang... Blog ini isinya campur-campur yach.. ada kepenulisan, buku, craft, cooking, kid Kenapa begitu? Soalnya yang saya posting seputaran kehidupan ibu-ibu, jadi ya gini, campur-campur dech Moga bermanfaat dan membawa hikmah
Tampilkan postingan dengan label handmade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label handmade. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Juni 2017
Jumat, 10 Februari 2017
TAMAN SAMPING RUMAH
Taman
samping rumah ini begitu berkesan buat saya, kenapa? Karena taman ini
kolaborasi dengan buah hati.
Siang
itu, Adek pulang membawa PR keterampilan tangan yang masih setengah jadi.
Sebuah rumah dari kardus bekas yang telah di cat dan ditempel dengan kertas
origami. Disamping rumah terdapat halaman yang cukup luas dan lingkaran
berwarna biru yang katanya adalah kolam ikan.
Wuih,
sang mama senang sekali melihatnya. Girang. Karena bakal dapat mainan dan
berkreasi dengan anak. Tapi saya tidak ingin turut campur dalam pembuatannya,
sekedar memberi saran.
Tahap awal, Adek membuat pagar yang
mengelilingi rumah. Pagar ini dari sumpit kayu yang dibelah menggunakan pisau
dan dipatahkan. Disusun menyerupai pagar dengan menggunakan lem tembak.
Selanjutnya memikirkan bagaimana
membuat taman. Mikir dan mikir.. Aha.. keingatan punya akuarium kosong yang ada
batu-batuan dan tanaman plastic. Dipasanglah tanaman plastic dan batu-batuan
tersebut untuk kolam dan jalan setapak.
Terus, apa lagi ya?
Keidean untuk memberinya lampu.
Lampu ini memang sudah ada, dan memang asli bikinan Adek. Dipasanglah lampu
ini dibawah atap, menyinari taman samping rumah. Baterainya disembunyikan di
dalam rumah.
Jumat, 06 Januari 2017
Bros Kancing
Bros
merupakan aksesories yang digunakan untuk merapikan busana dan hijab.
Banyak nian bentuk yang beredar di masyarakat. Tokoneari mencoba
menawarkan bros kancing, bros berbahan kain katun yang dibuat bulat dan
mengedepankan kesederhanaan.
Bros kancing selain nyaman dipakai sehari-hari, bisa pula untuk souvenir berbagai event. Untuk souvenir pernikahan misalnya, sebagai gift bagi relasi atau konsumen.
Harganya murmer, Rp. 5.000 per pc. And get the discount untuk pemesanan besar Diameternya kurleb 4,5 cm
Bros kancing selain nyaman dipakai sehari-hari, bisa pula untuk souvenir berbagai event. Untuk souvenir pernikahan misalnya, sebagai gift bagi relasi atau konsumen.
Harganya murmer, Rp. 5.000 per pc. And get the discount untuk pemesanan besar Diameternya kurleb 4,5 cm
Kamis, 26 Mei 2016
DOMPET OPERASIONAL
Wanita sebagai pemegang keuangan keluarga, tentunya bisa
dibilang paling sering berhadapan dengan transaksi keuangan. Tengoklah dari
belanja bahan lauk, ke toko kelontong, memberi uang saku buat anak, membayar
aneka rekening, dan.. dan… dan... many things. Belum lagi bagi yang bekerja dan berhubungan dengan
berbagai transaksi.
Dengan
kesibukan itu, wajarlah jika wanita dekat banget dengan yang namanya dompet.
Bahkan dompet wanita itu isinya bisa membuat gendut dompet, belum tentu karena
uangnya yang banyak dibawa namun karena banyaknya catatan belanja seperti nota,
kartu SPP, KTP, STNK, aneka SIM, kartu pengenal ini itu serta catatan penting
lainnya. Bahkan beberapa menyertakan buku tabungan dalam dompetnya agar
memudahkan mobilitas.
Beberapa wanita ada yang memiliki dompet lebih dari 1, yang satu difungsikan untuk menyimpan
hal-hal yang penting seperti aneka kartu dan yang satunya adalah dompet untuk
transaksi ringan sehari-hari (sebut saja dompet operasional). Karena dari sisi keamanan lebih menenangkan,
tidak perlu membuka dompet “penting” berkali-kali yang bisa menaikkan risiko
jatuhnya surat atau kartu yang penting.
Salah
satu dompet yang praktis dibuka tutup karena tinggal klik adalah dompet behel.
Dompet behel sudah aku kenal sejak keci, sekitar tahun 1980-an. Ingat banget
dulu nenekku suka pakai dompet tersebut. Dan mode pun berputar. Dompet itu
nge-trend lagi.
Variasi
dompet behel sangat banyak bahkan bisa dibuat tas dengan diberi rantai atau pun
handle tas yang lain. Bentuknya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan karena
ukuran behel sangat bervariasi, dari yang berukuran 7 cm, 8 cm, 10 cm, 17 cm
bahkan diatas 20 cm.
Permainan
pola dan motif kain juga menentukan hasil akhir. Pada umumnya menggunakan kain
katun karena memang motifnya yang bikin gemes, enak dipadukan serta mudah
ketika dihajit.
Beberapa
dompet behel pun mulai aku coba buat. Awalnya dari bentuk yang sederhana dan kecil, untuk belanja ke pasar karena kepraktisannya. Mengingat ke pasar tentunya
membawa belanjaan segambreng yang akan merepotkan jika ribet membuka tutup
dompet.
Dompet
ini awalnya bermotif bunga dengan background hitam. Tapi karena terlalu sering
digenggam pas ke pasar dan dalam kondisi tangan yang tidak bersih (tahu
sendirilah kalau ke pasar kan memegang berbagai macam bahan makanan), maka
lebih cepat kotor dan tidak sedap dipandang.
So..
dompet behel pun didaur ulang. Karena pemasangan behel dengan dijahit maka
tinggal dibongkar dan bikin lagi dengan kain yang berbeda. Jadilah dompet behel dengan penampilan baru. Dengan dasar putih dan bunga oranye.
Walau terlihat kecil namun isinya cukup banyak karena memang dibuat gemuk bagian bawah. Memang sih, uang kertas jadi dilipat tapi ga mengapa, toh memang diniatkan untuk langsung dibelanjakan plus jadi tempat uang receh.
Langganan:
Postingan (Atom)











