Tampilkan postingan dengan label dompet behel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dompet behel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juni 2016

Bermain dengan katun

Katun merupakan jenis katun yang kini kian menarik. Motif dan keademan bahannya cukup menyita perhatian. Salah satu benda yang bisa dibuat dari bahan katun adalah dompet behel. Dompet behel memiliki pesona tersendiri. Behelnya mampu membuat perhatian khusus saat kita memandangnya.

Dengan menggunakan behel maka tidak harus menggunakan ritsleting lagi karena behel ini cukup kokoh untuk menutup dompet. Dan yang penting adalah praktis karena menggunakan satu langkah mudah, klik, untuk membuka dan menutupnya.

Paduan dari 2 warna katun dan dibubuhi renda rajut, cukup memberi warna tersendiri.
Beberapa dompet behel katun sudah sempat aku buat. Dan aku sukaaa dengan dompet-dompet ini. Hope u like it too

see more at nikiapik.com





Kamis, 26 Mei 2016

DOMPET BEHEL LONG





                Lucunya dompet behel adalah bisa divariasikan bentuknya sesuai keinginan. Kali ini bikin yang panjang, biar bisa masuk handphone atau kacamata. 

Lihat stok behel yang ada, lihat stok kain katun yang ada, lalu mulai deh bikin polanya. Dibikin sedikit gendut agar muat agak banyak. Variasi renda kait rasanya cukup karena motif kain katun sendiri sudah ramai.

               

DOMPET OPERASIONAL

   

Wanita sebagai pemegang keuangan keluarga, tentunya bisa dibilang paling sering berhadapan dengan transaksi keuangan. Tengoklah dari belanja bahan lauk, ke toko kelontong, memberi uang saku buat anak, membayar aneka rekening, dan.. dan… dan... many things. Belum lagi bagi yang bekerja dan berhubungan dengan berbagai transaksi.


                Dengan kesibukan itu, wajarlah jika wanita dekat banget dengan yang namanya dompet. Bahkan dompet wanita itu isinya bisa membuat gendut dompet, belum tentu karena uangnya yang banyak dibawa namun karena banyaknya catatan belanja seperti nota, kartu SPP, KTP, STNK, aneka SIM, kartu pengenal ini itu serta catatan penting lainnya. Bahkan beberapa menyertakan buku tabungan dalam dompetnya agar memudahkan mobilitas. 


               Beberapa wanita ada yang memiliki dompet lebih dari 1, yang satu difungsikan untuk menyimpan hal-hal yang penting seperti aneka kartu dan yang satunya adalah dompet untuk transaksi ringan sehari-hari (sebut saja dompet operasional). Karena dari sisi keamanan lebih menenangkan, tidak perlu membuka dompet “penting” berkali-kali yang bisa menaikkan risiko jatuhnya surat atau kartu yang penting.


                Salah satu dompet yang praktis dibuka tutup karena tinggal klik adalah dompet behel. Dompet behel sudah aku kenal sejak keci, sekitar tahun 1980-an. Ingat banget dulu nenekku suka pakai dompet tersebut. Dan mode pun berputar. Dompet itu nge-trend lagi.


           Variasi dompet behel sangat banyak bahkan bisa dibuat tas dengan diberi rantai atau pun handle tas yang lain. Bentuknya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan karena ukuran behel sangat bervariasi, dari yang berukuran 7 cm, 8 cm, 10 cm, 17 cm bahkan diatas 20 cm.


              Permainan pola dan motif kain juga menentukan hasil akhir. Pada umumnya menggunakan kain katun karena memang motifnya yang bikin gemes, enak dipadukan serta mudah ketika dihajit.


                Beberapa dompet behel pun mulai aku coba buat. Awalnya dari bentuk yang sederhana dan kecil, untuk belanja ke pasar karena kepraktisannya. Mengingat ke pasar tentunya membawa belanjaan segambreng yang akan merepotkan jika ribet membuka tutup dompet.


            Dompet ini awalnya bermotif bunga dengan background hitam. Tapi karena terlalu sering digenggam pas ke pasar dan dalam kondisi tangan yang tidak bersih (tahu sendirilah kalau ke pasar kan memegang berbagai macam bahan makanan), maka lebih cepat kotor dan tidak sedap dipandang.


                So.. dompet behel pun didaur ulang. Karena pemasangan behel dengan dijahit maka tinggal dibongkar dan bikin lagi dengan kain yang berbeda. Jadilah dompet behel dengan penampilan baru. Dengan dasar putih dan bunga oranye.

            Walau terlihat kecil namun isinya cukup banyak karena memang dibuat gemuk bagian bawah. Memang sih, uang kertas jadi dilipat tapi ga mengapa, toh memang diniatkan untuk langsung dibelanjakan plus jadi tempat uang receh.