Selasa, 01 April 2014

Sulam Benang IIDB

    Minggu siang, 23 Maret 2014. Yes, it's me time.
Waktunya berkumpul dengan teman-teman dari Ibu-Ibu Doyan Bisnis/IIDB di Learning Longue,  WTC Matahari, Serpong, Tangerang Selatan. Pojok belajar plus perpustakaan yang dimanajemeni oleh mbak Dewi Hughes. Tempatnya keren, nyaman, bersih dan letaknya strategis di Jalan Raya Serpong, Tangerang. So, teman-teman dari arah Jakarta, Tangerang dan Tangerang Selatan gampang banget ngejangkaunya

Peserta yang hadir diantaranya :
1. teman crafter yang serba bisa, bisa anggun tapi bisa perkasa, Roza Rianita/Ocha dari Bintaro
2. A Naomi, crafter dengan desain elegan dan  material pilihan
3. Pegiani, bisnisnya aksesories yang datang bersama Hanni, putri cantik yang sukses membuatnya tidak berpindah dari pojok ruang.
4. Trance, pakarnya desain grafis dari IIDB
5. Indriani, pebisnis baju syar'ie dan LM
6. Nimas, desainer muda yang karyanya sering jadi juara
7. peserta hebat lainnya yang tentu saja memiliki kelebihan di bidangnya masing-masing

Pamer karya and penutupan event
    Biasalah, jam 11 kita kumpul, Cipika cipiki dan say helo.. kenalan bagi peserta baru and lunch at 12.00 (menu nasi bakar ayam telur yang super lezat dan ngangeni, minumnya aqua botol yang dikasih nama biar ga ketuker-tuker wkwkwk) disambung sholat. Setelah itu, baru fokus belajar. Kalau ga gitu, belajar ga akan fokus coz sulam benang kalau sudah megang jarum, susah bergerak dari posisi wuenak.

     Kit dari mbak Soffi Embroidery  pun dibagi. Tapi ga boleh nyulam pakai benang dari kita , kata mbak Soffi, pasti berantakan. Jadinya nyulam pakai benang punya mbak Soffi. Mulailah sulam menyulam. mengingatkan masa SD dan SMP duluuu.. sulam menyulam 'kan masuk pelajaran keterampilan.

     Sulam benang pun dimulai. Mbak Soffi yang sabar dan baik hati mulai berkeliling menjelaskan. Benang mulai dimasukkan jarum dengan bantuan mata nenek yang sering putus. Walau sudah putus, tapi masih berguna walau dipaksa-paksain. daripada masukin benangnya susah dan ga jadi nyulam. Bullion dan keranjang jadi sudah. bikin tangkai dan daun. dan kelarrrrrrrrrrrrrrrr.

Penyerahan Buku Cerita Rakyat India
in progress...

     Fiuuh, rasa penasaran akan cara menyulam terbayar sudah. Psst sebelum acara tadi, aku sempat beli buku menyulam benang dasar, Alhamdulilah, seperti memegang peta dalam kelas.

  Dan tak terasa acara selesai diatas jam 4 sore. Kalau sudah jam segitu, jam gelisah deh karena ingat anak-anak di rumah and suami yang sudah berbaik hati mengawasi mereka.

  Nice event. Hope next kopdar akan lebih baik dan lebih inspiratif lagi.

Pembagian KIT
  O iya.. bagi yang ingin baca Buku Cerita Rakyat India, penulis Ari Kurnia (diriku hihihi), bisa baca di learning longue tersebut. Tapi ga bisa dibapul/bawa pulang. Insya Allah isi ceritanya berguna bagi ananda kita.


Senin, 31 Maret 2014

Memilih bisnis


Penulis : Ari Kurnia. Penerbit Andi. Rp. 45.000
"Jadi mbak, kira-kira bisnis apa yang paling cocok untuk saya?" Tanya seseorang
"Bahkan bisnis yang paling cocok untuk Anda adalah diri Anda sendiri." Jawab saya

Kok saya ditanya malah jawabnya gitu sih? Iya loh, bu. Yang paling tahu bisnis paling cocok untuk kita, ya kita sendiri. Caranya?

1. List semua bisnis bidikan Anda
2. Buatlah presentase pada setiap bisnis, berapa persen kemampuan dan minat Anda menjalankannya
3. Urutkan 5 bisnis terbesar presentasenya
4. Sekarang, cobalah buat program seolah-olah Anda menjalankan kelima bisnis itu
5. Urutkan bisnis dari program yang termudah hingga yang tersulit menjalankannya menurut versi Anda
6. Tips: Jalankan bisnis yang Anda paling minati, paling mampu jalankan, dan paling mudah menjalankan programnya

Selamat berbisnis.
Indari

https://www.facebook.com/bukuinspiratifindonesia


Penulis : Ari Kurnia. Gramedia. Rp. 38.000


Jumat, 21 Maret 2014

Bros sulam pita

Tampil cantik dengan bros? Bisaaa... Monggo di order brosnya.. Only Rp. 35.000/pc dapat box cantik.
Sms/telpon 085218052305 untuk order.. Pembayaran hanya melalui BCA atas nama Ari Kurnia
Model iona 1_kuning

model iona 2_pink

model iona 3_ungu

Rabu, 19 Maret 2014

Sumber Inpsirasi dalam Menulis



             Banyak orang yang kebingungan tentang bagaimana mencari sumber inspirasi dalam menulis. Padahal sumber informasi itu banyak, ada di sekitar kita dan bisa jadi selama ini tidak kita sadari.
            Salah satunya adalah peka terhadap lingkungan dan tidak mengurung diri di rumah. Memang, profesi menulis identik dengan menulis di laptop dan biasanya dilakukan di rumah tapi bahan menulis itu yang perlu dicari. Menggunakan panca indera dan hati.
            Ketika kita berada dalam sebuah lingkungan maka kita akan berjumpa dengan berbagai macam karakter, budaya, tata tertib, suasana dan rasa. Semua itu bisa dijadikan sumber inspirasi. Melihat saja, rasakan dan tempatkan diri untuk menyerap semua informasi yang ada dengan posisi netral dan tumbuhkan rasa keingintahuan yang besar. Cobalah untuk menganalisis mengapa hal itu terjadi, apa akibatnya, siapa dan apa saja yang menjadi factor terjadinya.
            Dan Anda akan memiliki banyak inspirasi dan stok ilmu serta pengetahuan yang kelak akan digunakan sebagai bahan menulis.

Penulis : Ari Kurnia. Penerbit : Gramedia

Selasa, 18 Maret 2014

BISNIS ONLINE YANG TIDAK SELAMANYA ONLINE

Sabtu 9 November 2013, IIDB punya gawe di Nova Ladies Fair. Tepatnya di Plaza Barat Senayan. Seperti yang kita tahu, banyak partisipasi dari para anggota IIDB yang hadir, membagi brosur dan mengisi booth. Rata-rata dari mereka adalah pebisnis online. Namun ternyata bisnis online tidak selamanya online. Perlu juga action offline dan membuka lapak secara fisik. Bertemu langsung dengan konsumen dan menambah net work.
Dari pengamatan saya kemarin, saya terkesan dengan keprofesionalan para peserta. Dan nampak rukun bahu membahu dalam mengelola "toko" mungilnya.

Nah... kegiatan offline apa saja sih yang mendukung bisnis online? Berikut poin-poinnya hasil berdiskusi dengan member IIDB lainnya.

1. Mengikuti pameran seperti event Nova Ladies Fair kemarin, misalnya.
2. Menjadi sponsor suatu event.
3. Penyedia doorprize suatu games/kuis.
4. Menjadikan produk sebagai kado/gift untuk seseorang.
5. Menjadikan produk sebagai goodybag suatu event/moment spesial.
6. Door to door menawarkan produk.

Semoga bermanfaat ya.

Mimpi itu....

Tak terasa... Waktu mengalir dengan cepat. Mimpi yang dulu aku rangkai, mulai menampakkan wujudnya dengan nyata. Jika awal terjun ke dunia menulis aku masihlah seorang balita yang merangkak, mengikuti lomba-lomba yang bertebaran di facebook. Dan berjingkrak layaknya anak kecil jika menang. Kemudian aku bermimpi memiliki beberapa buku antologi dan buku-buku solo dalam satu tahun. And alhamdulilah, karena kebesaran Allah semata, semua mimpi itu terwujud.

Buku Bisnis Rumahan untuk Para Ibu adalah buku solo pertamaku. Diterbitkan oleh penerbit mayor, Gramedia Pustaka Utama. Alhamdulilah, mendapat respon positif dari pasar. Menduduki posisi laris di beberapa Gramedia. Diantaranya adalah Gramedia Matraman, Jakarta.

Buku antologiku mulai bertebaran, Happy Mom (terbitan elex media) dan Ya Allah, Beri Aku Satu Saja (terbitan Qultum Media).

Sedangkan antologi yang lain adalah Cobek Digital Emak, Kacamata Pengantin, Senandung Hati yang Karatan.

Beberapa tulisanku pun mulai bermunculan di media nasional, salah satunya di Majalah Potret. Majalah inspirasional dari Aceh.

Semoga semua ini akan selalu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.