Minggu, 06 Agustus 2017

Rumah Nyaman, Keluarga Senang

Sebuah rumah adalah tempat berkumpul bagi keluarga, tempat mereka istirahat, berinteraksi dan melakukan banyak hal. Sebuah rumah yang nyaman pun menjadi impian bagi banyak keluarga.

Rumah yang nyaman itu, cukup sirkulasi udara, memiliki cukup ruang untuk beraktivitas bagi anggota keluarganya, memiliki kamar mandi yang bersih dan berfungsi maksimal, memiliki tempat jemuran, memiliki halaman depan rumah serta ada cartport bagi yang memiliki mobil.

Disamping itu, lokasinya tidak crowded, ada keamanan, dekat dengan masjid, dan akses ke berbagai tempat strategis seperti rumah sakit, stasiun, pasar, abeka jenis kuliner, dan pom bensin cukup dekat.

Sebuah rumah nyaman ini rasanya bisa menjadi alternatif untuk dijadikan rumah tinggal. Statusnya disewakan tahunan, tepatnya ada di Taman Buah Cimone Mas, Tangerang. 

Yang minat, silakan WA ke 0812 1010 1185
Ari Kurnia

Selasa, 27 Juni 2017

Donat flanel

Flanel itu gampang dibuat
Flanel itu gampang didapat
Flanel itu ga mahal
Flanel itu gampang dibikin

Mungkin beberapa alasan itulah yang membuat kreasi flanel ini awet dan banyak penggemarnya. Salah satu bentuk yang legendaris adalah donut, Lucu aja sih dan bisa juga diaplikasikan untuk berbagai keperluan, seperti hiasan kulkas, pin chusion, gantungan kunci.

Caranya seperti apa? Coba simak

1. Buat pola donut menggunakan karton, lalu jiplak pada kain flanel warna putih atau krem. Tidak perlu diberi kampuh.


2. Satukan kedua kain tersebut menggunakan tusuk veston dengan menyisakan lubang sekitar 3 cm untuk mengisi dakron didalamnya







3. Masukkan dakron ke dalamnya

4. Tutup lubang tersebut, dengan menjahit tangan
5. Untuk toping, siapkan kain flanel warna pink dengan pola seperti foto dibawah lalu lem dengan lem tembak, bisa pula dengan lem uhu atau lem fox



6. Tempelkan ke donut



7. Untuk meses, potong serupa meses kecil-kecil dengan warna sesuai selera.

8. Tempelkan diatasnya... dan finish


Selamat mencoba...





Bantal Leher

Bepergian ke sana ke mari dengan kendaraan dengan menempuh waktu yang panjang, tentunya membuat kita kecapekan dan akhirnya tertidur. Tidurnya rata-rata dengan posisi duduk. Dan kebayang, pegal-pegalnya leher dan terbenturnya kepala karena posisi tidur yang kurang nyaman.

Salah satu cara untuk meminimalkan hal ini, adalah dengan menggunakan bantal leher. Bantal berbentuk U yang empuk ini, cukup bermanfaat untuk perjalanan dan membuat leher lebih nyaman dan tidur lebih pulas.

Bisa sih, beli.. Banyak kok yang jual, start Rp. 25.000 hingga ratusan ribu rupiah. Dan motifnya pun macam-macam, tinggal memilih mana motif yang baik.






Kalau mau bikin sendiri? InsyaAllah mudah membuatnya, dan bagi orang awam pun, bisa....

Begini caranya :  :


Bahan : kain velboa
            dakron

Cara membuat :

1. Buat pola terlebih dahulu menggunakan kertas karton.
2. Lalu potong kain velboa sesuai pola dengan kampuh 2 cm. Buat 2 buah.



3. Jahit sesuai pola dengan menggabungkan 2 kain velboa tersebut.


4. Sisakan kurang lebih 6 cm (yang tidak dijahit), untuk memasukkan dakron ke dalamnya.
5. Balik kain hingga tampak bagian bagus.
6. Masukkan dakron dengan kepadatan sesuai selera.
7. Setelah penuh, jahit tangan pada lubang tadi,
8. Selesai






Motif bisa divariasikan, menggunakan kain rasfur atau dengan kain katun. Sesuai selera saja, ingin tekstur seperti apa yang diinginkan.










Tentang Jarum

Pernah ga bund, ketika menjahit bahan velboa atau bahan kaos, tapi jarumnya loncat-loncat dan jahitan jadi tidak rapi? Berbagai cara akan dilakukan untuk membuat jahitan rapi, dengan menggunting koran atau dengan cara yang lain.

Cukup menguras energi dan waktu.

Sewaktu berjalan-jalan ke tanah abang blok f2, di sebuah toko alat jahit, disarankan untuk memakai jarum jepang. Langsung tertarik dan okelah beli 2 size yang gedhe sekalian, mengingat suka keki kalau jahit bahan tebal tapi ga nandes.

Selang beberapa waktu, dicoba dan...
alhamdulillah, sesuai yang diinginkan.. ga loncat-loncat lagi.. rapiii..

Try dech,,,



Minggu, 26 Maret 2017

Ga Jago Ngedit tapi Mau Irit





Desain grafis adalah sesuatu yang sudah menjadi kebutuhan dalam era kini. Dimana banyak media online dan offline yang membutuhkan proses tersebut agar dapat menyampaikan pesan untuk target marketnya. Kemampuan tersebut bisa dibilang gampang-gampang susah karena memang melibatkan seni dan keterampilan serta jam terbang. Bisa jadi yang sudah ikut kursus, tidak bisa mahir karena kurang berlatih atau mentok ketika mencoba dan ujung-ujungnya ditinggalkan. 


Saya termasuk yang tidak terlalu jago dalam bidang desain grafis tapi ingin banget bisa, penasaran banget dengan dunia ini. Dari banyak cara untuk menghadirkan tampilan desain yang cantik seperti adobe illustrator, corel draw, photoshop, semuanya saya hanya bisa membuka di awal dan basicnya, selanjutnya bisa ditebak.

Tapi saya ngotot pengen bisa, walau ga canggih setidaknya ketika online bisa bikin flier sendiri, bisa bikin kata-kata ber-back ground cantik. Ya sudahlah, saya mulai menekuni power point saja. Awalnya memang masih sederhana, karena kurangnya keberanian dan kenekatan dalam mencoba. Lama-lama setelah belajar dari tutorial di youtube, mulai bisa bervariasi. Bereslah urusan flier untuk dunia online.

Terus step selanjutnya, gayanya mendesain sendiri karena ingin irit biar ga bayar ongkos desain. Waktu itu mau nge-prit di art carton yang selembar 10.000 dalam jumlah sedikit. Rugi dong kalau kena charge jasa desain 30.000 hehehe. Nekat lah bawa hasil desain ke printing. Dan hasilnya burem. Karena memang belum bisa nge-save dengan benar dan ga paham ukuran. Tapi saat itu, pegawainya bilang, kalau ada aslinya di power point, masih bisa tertolong. Ya sudahlah, karena memburu waktu maka burem-burem jadilah.

Kalimat pegawai tadi, ternyata mengendap di memoriku. Kunjungan selanjutnya dengan hajat yang sama mau cetak voucher dan mau irit, aku nge-desain sendiri dengan power point. Tapi kali ini bawa netbook sekalian. Pikirku, semua data foto-foto ada disitu dan masih asli desainnya, jadi semoga tertolonglah misiku.

Wow, subhanallah, berhasil. Mas pegawai ngesave dari netbookku pakai usb dan dipindahin ke komputernya. Masih bisa dipreteli dan diutak atik ornamennya. (Maaf kalau istilahnya ga kece, maklumlah emak-emak). Missi sukses.




Pengalaman selanjutnya, ketika pesan brosur online. Lagi-lagi pihak printing bilang kalau desain sederhana bisa free ongkos desain. Jadi tantangan dech. Ya udah, saya akan bikin desain sederhana untuk contoh, pakai power point lagi dong. Lalu tinggal kirim fotonya ke printing. Hal ini sekaligus memudahkan komunikasi dalam membuat desain. Jadi lebih enak untuk kedua belah pihak. Dan oleh pihak printing, tentunya desainku ga dipakai tapi mereka membuat desain baru sesuai standar tapi dengan contoh desainku. Beberapa kali revisi kecil dilakukan dan akhirnya, jadilah brosur syantikkk nikiapik.com.

Jumat, 24 Februari 2017

Hoop Art Edisi Rose

Ketika ruangan di rumah menjadi lebih cantik karena penataan seperti yang diinginkan, tentunya akan membuat semakin betah di rumah.Ada banyak cara untuk menata dan mempercantik ruang, diantaranya dengan memasang hoop art di dinding.

Hoop art adalah sebuah karya seni menggunakan pemidangan sebagai figuranya. Hoop art bisa dengan menghadirkan sulam pita, sulam benang, aplikasi katun atau jenis karya seni lainnya. Dengan hoop art, maka akan bisa langsung ditempel di dinding pada paku ukuran kecil, jadi tidak perlu mengeluarkan budget lagi untuk membeli figura.



Sulam pita adalah bentuk karya seni yang saya pilih untuk hoop art. Liukan pitanya menimbulkan pesona tersendiri. Mawar saya pilih karena masih mewakili kemewahan bentuk. Serasa lebih memberi pesona dan hmm.. susah juga ya untuk mengatakannya.

Sudah lama saya ingin mewujudkannya, dari awal mencoba sulam pita besar beberapa tahun lalu. Nampaknya memang baru kali ini bisa terwujud, karena memerlukan waktu untuk melemaskan jari di bidang sulam pita.

Hope u like it.


Jumat, 10 Februari 2017

KOPDAR SEBAGAI ME TIME PARA IBU





            Tugas ibu yang utama adalah focus pada menjaga  bentengnya dan keluarga yang ada didalamnya. Rutinitas seperti mengasuh anak, memasak, membersihkan rumah adalah hal rutin dilakukan. Bagi yang berprofesi sebagai wanita karier pun, tetap memiliki tugas yang sama hanya saja, akan didelegasikan pada asistennya.
            Rutinitas rumah tangga memang hal yang terkadang memerangkap para ibu, karena melakukan hal yang sama dan diulang-ulang. Beberapa ibu akan merasakan kejenuhan apalagi jika ada potensi dirinya yang tidak tersalurkan. Untuk menghilangkan kejenuhan itu, membutuhkan me time.
            Kopdar atau kopi darat adalah sebuah event yang dikonsep untuk mempertemukan para ibu agar dapat saling mengenal, berbagi manfaat dan belajar hal baru. Dengan demikian apa yang ada dalam benaknya, potensinya dan keinginannya akan dapat dikeluarkan seiring dengan mencairnya suasana dan tema yang sesuai.
            IIDB dan IIDN, sebagai komunitas yang beranggotakan para ibu, kini dinaungi oleh komunitas Emak Pintar, pada tanggal 5 Februari 2017 mengadakan kopdar. Tema yang diusung adalah menulis artikel dari nol, yang dibawakan oleh Ari Kurnia. Kopdar ini berlokasi di Bakso D Boss, Jalan Maulana Yusuf no 17, Tangerang. Alasan pemilihan lokasi adalah lokasi yang mudah dijangkau dari berbagai arah sehingga diharapkan para peserta tidak mengalami kesulitan menuju tempat kopdar. Disamping itu, tersedia meeting room yang memadai untuk kopdar bermateri menulis seperti ini.



            Acara berlangsung dari jam 1 siang hingga jam 4 sore. Materi dasar yang disampaikan dengan gaya sharing serta komunikasi dua arah cukup menghidupkan suasana dan membangun keingin tahuan peserta, serta membangunkan peserta bahwa mereka pada dasarnya bisa menulis artikel dan betapa banyak pengalaman peserta yang bisa dijadikan  bahan artikel.
            Dua lembar kertas yang memancing peserta untuk menulis pun menjadi bagian dari kopdar ini. Suasananya benar-benar khusuk, berkonsentrasi, mengingatkan jaman ujian di sekolah. Dan hasilnya dapat terbaca bagaimana mereka sebenarnya, potensi apa yang terpendam dan apa yang diimpikan.
            Dalam kopdar tersebut, terbersit keinginan peserta untuk membuat buku bersama. Semoga dimudahkan.